Pages

Subscribe:

Ads 468x60px

Jumat, 23 Desember 2011

Tauhid


Arti kata tauhid adalah meng-Esakan, berasal dari kata Wahid artinya Esa, satu/tunggal, yang dimaksud meng-Esakan, yaitu meng-Esakan Dzat, Sifat, Asma dan Af'al-Nya. Jalan yang ditempuh untuk ini adalah dengan mempelajari suatu ilmu yang disebut ilmu tauhid. Dasarnya adalah Al-Qur'an dan Hadits, serta perenungan dan pemikiran terhadap alam semesta, dengan tujuan untuk mengisi hati, dengan keyakinan atas adanya Allah SWT. Yang maha Esa, Dzat-Nya, Asma-Nya, Sifat-Nya, dan Af'al-Nya. Hal ini merupakan aqidah/pegangan hati. Yang tidak mudah dipengaruhi oleh Zhan, Syak dan wahm. Iman kepada Allah SWT merupakan modal pertama, mewujudkan iman kepada rasul-rasul-Nya, kitab-kitab-Nya, para malaikat dan hari mahsyar. Qadar baik dan buruk, datang dari Allah SWT. untuk pembinaan iman, setiap muslim dan muslimah. Diwajibkan untuk mempelajari sifat Tuhan secara Tafsily disertai dalil aqly dan naqly. Kewajiban mempelajari sifat Tuhan dituntut oleh Syara' bagi setiap orang yang telah aqil baligh. Karena, hal ini adalah dasar melaksanakan syari'at selanjutnya. Ilmu tauhid juga menjadi pembawa yang baik untuk memiliki sifat mahmudah. Sifat yang terpuji, secara murni disebut akhlaqul karimah atau budi pekerti yang mulia. Untuk inilah Nabi Muhammad SAW. Diutus sesuai dengan apa yang di ucapkan beliau. "Aku diutus Tuhan, adalah semata-mata untuk menyempurnakan Akhlak Mulia."
Wallahu 'alam bishowaf mohon kritikan apabila terdapat kekeliruan

0 komentar:

Posting Komentar